Ini 3 Alasan Mengapa Para Pakar Merekomendasikan Perawatan Double Cleansing

By | May 20, 2019

Rutinitas skin care yang baik dimulai dengan membersihkan wajah secara menyeluruh terutama dari berbagai sisa makeup hingga kotoran, yang terperangkap di dalam pori-pori. Membersihkan kulit secara komplet tak hanya membuat wajah tetap sehat tapi juga membantu regenerasi kulit dengan lebih baik. Membersihkan wajah dengan metode double cleansing memang membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding sekadar menggunakan sabun cuci muka saja, namun percayalah setelah berjam-jam menggunakan makeup dan beraktivitas, wajah Anda akan berterima kasih ketika dibersihkan menggunakan metode double cleansing. Sebagai sebuah tren membersihkan muka dari Korea Selatan, bagaimana sebenarnya pendapat pakar kecantikan tentang double cleansing?

Patut digunakan untuk menghilangkan tumpukan kotoran

Meski banyak yang berpendapat bahwa tidak menggunakan makeup berarti terbebas dari keharusan melakukan double cleansing, namun dr. Anjali Mahto, konsultan dermatologi asal Inggris memiliki pendapat, seperti yang dilansir melalui Elle, yaitu kegiatan double cleansing dapat membersihkan makeup, sisa sunscreen, polusi dan sebum yang bermukim di permukaan wajah. Penggunaan pembersih berbahan dasar minyak akan lebih mudah memberantas kotoran-kotoran tersebut, setelahnya menggunakan pembersih berbahan dasar air akan mampu menyerap ke dalam pori-pori dan membersihkannya sisa lainnya dengan baik. Namun proses pembersihan kedua ini tidak boleh sekadar mencuci muka dengan cepat lalu membilasnya dengan air. dr Anjali mengungkapkan, bahwa memijat wajah saat mencuci wajah memiliki manfaat yang besar karena dapat membersihkan kulit secara menyeluruh dari racun, polusi, dan kotoran.

Merupakan tahap persiapan skin care selanjutnya

Menurut dr. Natasha Cook seperti yang dilansir melalui Femail, membersihkan wajah secara menyeluruh setelah beraktivitas dapat membantu memperbaiki kondisi dan tekstur kulit. Selain itu, wajah yang bersih dapat menyerap skin care lain dengan optimal. Sebut saja serum dan pelembap yang memiliki kandungan konsentrat yang baik untuk nutrisi wajah. Hal ini sendiri disetujui oleh dr. Jonquille Chantrey, dermatolog yang memiliki keahlian spesial di perawatan peremajaan kulit. Ia menuturkan agar bahan-bahan aktif seperti retinol, niacinamide, hingga vitamin C dapat masuk ke lapisan kulit terdalam dan bekerja secara efektif, maka ‘jalurnya’ tidak boleh terhambat oleh kotoran yang menumpuk.

Meningkatakan kualitas lapisan kulit terluar

Dr. Jonquille Chantrey lalu melanjutkan bahwa penggunaan air pada saat double cleansing pun penting. Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif hingga rosacea, hindari suhu air yang terlalu hangat. Anda bisa selalu cek temperatur air yang akan digunakan untuk membilas wajah dari sabun agar tidak memperparah kondisi kulit. Dr. Anjali juga menambahkan bahwa memilih pembersih yang tepat dengan kondisi wajah juga penting untuk menghindari over-washed yang dapat menyebabkan kulit terasa kering, iritasi, hingga kemerahan akibat sensitif. Untuk itu ia menyarankan pembersih wajah yang bebas sulfat untuk menghindari sebum alami kulit terkikis. Saat menemukan pembersih yang tepat, Anda tidak hanya mengeliminasi kotoran namun dapat meningkatkan kualitas skin barrier sebagai salah satu usaha mengurangi sensitivitas pada kulit wajah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *